Langsung ke konten utama

Fragment of the Good News

Blessed are the poor, for yours is the Kingdom of Heaven
Blessed are you that hunger, for you shall be filled
Blessed are you that weep, for you shall laugh
Blessed are you when you are hated and persecuted
Rejoice and be glad, for your reward is great in Heaven
for so they persecuted the prophets who came before you

You have heard that it was said, "Eye for eye, and tooth for tooth." But I tell you: Do not resist an evil person. If someone strikes you on the right cheek, turn to him the other also. And if someone wants to sue you and take your tunic, let him have your cloak as well. And if someone forces you to go one mile, go with him two miles. Give the one who begs from you, and do not refuse the one who wants to borrow from you.

You have heard that it was said, "Love your neighbor." But I tell you: Love your enemies and pray for those who persecute you.
For if you love those who love you, what reward will you get? Do not even the tax collectors do the same? And if you also do good to those who do good to you, what credit is that to you? Do not even the pagans do the same?
And if you lend to those from whom you expect repayment, what credit is that to you? Even sinners lend to sinners to receive as much again. Instead, love your enemies, and do good and lend, and expecting nothing back; and your reward will be great.

Thus you will become children of you Father in Heaven for He makes his sun rise on the evil and the good, and sends rain on the righteous and the unrighteous.
Be merciful, therefore, as your heavenly Father is merciful.

DISCLAIMER:
This fragment is what I personally think of the true Injil, also known as Gospel, or the Good News.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah seorang muslim wajib mempelajari bahasa Arab?

Kemarin, saya mendengar sebuah kutbah selepas solat zuhur di masjid di lingkungan kementerian keuangan, dimana sang pengkotbah menganjurkan para pendengarnya untuk mempelajari bahasa Arab. Alasan beliau antara lain kira-kira, bagaimana mungkin seorang muslim (ajam) dapat men-tadabbur-i Al Quran jika ia tidak faham bahasa Arab. Tidak sempurna pengetahuan seorang muslim akan Al Quran jika ia tidak menguasai bahasa Arab. Kemudian, sang penceramah mengutip pendapat Imam Syafi'i yang konon mengatakan bahwa mempelajari bahasa Arab adalah wajib hukumnya bagi seluruh muslim. Konsekuensi-nya, meninggalkannya adalah dosa. Ketika mendengarkan ceramah ini, dalam hati saya tidak setuju dengan pendapat Imam Syafi'i. Saya langsung teringat kepada Injil. Lho, kok bisa? Begini. Sepengetahuan saya, berdasarkan kesaksian dari Papias, yaitu seorang Bapa Gereja terdahulu, Injil Matius itu pada mulanya ditulis dalam bahasa Ibrani. Pernyataan ini sangat menarik, kontroversial, sekaligus masuk aka...

Yahudi, Nasrani, Sabi', dan Muslim: Umat Yang Satu

Sesungguhnya, umat kalian adalah umat yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu... (QS 21:92, 23:52). Mengidentifikasi Nasrani, dan Sabi'in dalam QS 2:62 dan 5:69  Ternyata Nasrani itu tidak identik dengan Kristen. Bahkan sebagian rekan-rekan kita yang kristiani lebih suka disebut sebagai Kristen ketimbang disebut sebagai Nasrani. Ketika Al Quran menyebutkan pendeta Nasrani yang mencucurkan air mata ketika mendengar Al Quran (QS 5:82), kemungkinan yang dimaksud adalah pendeta Nasrani dari sekte Ebionites atau Nazarenes , atau sekte yang sama dengan Waraqah bin Naufal, paman dari Khadijah. Hal ini bisa diduga karena dari sahih Bukhari kita mendapatkan kabar bahwa konon katanya Waraqah bin Naufal menuliskan atau menyalin Injil dari bahasa Ibrani (bukan dari bahasa Yunani), sementara kita tahu bahwa sekte Kristen yang menggunakan Injil berbahasa Ibrani adalah sekte Ebionites dan/atau sekte Nazarenes .  Ebionites/Nazarenes ini memiliki ajaran yang sangat berbeda dengan Kristen pada umum...

Ayat-ayat Al Quran: antara Teks dengan Praktiknya

Sejak puluhan tahun yang lalu saya sudah menyadari bahwa terdapat sebagian ayat Al Quran yang ternyata berbeda antara teksnya dengan praktiknya. Sebagian ayat tsb misalnya mulai dari umat Islam sebagai umat terbaik, Rasulullah ada di tengah-tengah kita, sampai dengan rukun iman menurut Al Quran. Dan pada tulisan ini, penulis akan membahas tentang rukun iman menurut Al Quran yang cukup berbeda antara teks Al Quran dengan praktik rukum iman menurut mayoritas umat Islam, yakni golongan Ahli Sunnah wal Jama’ah . Mayoritas umat Islam, khususnya yang berasal dari golongan sunni, percaya bahwa terdapat enam rukun iman, yakni: 1.        Beriman kepada Allah 2.        Beriman kepada Malaikat-malaikat-Nya 3.        Beriman kepada Nabi Muhammad 4.        Beriman kepada Al Quran dan As Sunnah 5.        Beriman kepada Hari Akhir 6.  ...