Langsung ke konten utama

Postingan

Rukyatul Hilal: Masalah klasik yang selalu aktual

Kemarin pada tanggal 15 Juni 2015 di masjid di lingkungan Departemen Keuangan tepatnya di belakang Gedung Prijadi Praptosihardjo I selepas solat zuhur berlangsung ceramah mengenai rukyatul hilal dari seorang penceramah. Topiknya sangat menarik berhubung sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, dan ceramah tsb pun disampaikan dengan cara yang menarik. Hanya saja ada beberapa hal yang membuat saya tidak sependapat dengan penceramah dan menurut saya penceramah tsb tidak tepat atau tidak akurat. Pertama, penceramah tsb menggunakan media visual berupa laptop dan sebuah projector untuk mengilustrasikan proses penampakan hilal atau bulan sabit pada awal bulan. Masalahnya, hilal yang digambarkan dalam media tsb adalah hilal sekitar tgl 5 ke atas atau hilal yang sudah berbentuk besar, bukannya hilal yg semestinya tampak pada awal bulan. Seharusnya hilal pada awal bulan hanya berupa garis tipis melengkung saja. Kemudian selain itu juga ketika beliau mendemonstrasikan proses penampakan ...

Tips Memilih Binoculars untuk Astronomi

Binoculars atau keker memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh teleskop atau teropong bintang. Kelebihan itu antara lain: 1. Binoculars berbentuk ringkas, mudah dibawa-bawa, dan mudah digunakan; tidak seperti teropong bintang yang biasanya berbentuk panjang atau besar atau keduanya, cumbersome atau sulit dibawa-bawa, dan cukup repot untuk menggunakannya karena harus memasang tripod dan mount, mengatur view finder, dlsb. 2. Binoculars secara umum memiliki field of view atau sudut pandang yang jauh lebih luas daripada teleskop. 3. Melihat dengan dua mata jauh lebih nyaman daripada melihat dengan satu mata. Walaupun pengguna teleskop dapat menyiasatinya dengan bino-viewer. 4. Harga binoculars lebih bervariasi dari yang murah hingga yang sangat mahal. Kita masih bisa mendapatkan sebuah binocular yang layak pakai dengan harga murah, namun kita tidak mungkin memiliki sebuah teleskop bagus dengan harga murah. Dalam memilih binoculars ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sel...

Apakah seorang muslim wajib mempelajari bahasa Arab?

Kemarin, saya mendengar sebuah kutbah selepas solat zuhur di masjid di lingkungan kementerian keuangan, dimana sang pengkotbah menganjurkan para pendengarnya untuk mempelajari bahasa Arab. Alasan beliau antara lain kira-kira, bagaimana mungkin seorang muslim (ajam) dapat men-tadabbur-i Al Quran jika ia tidak faham bahasa Arab. Tidak sempurna pengetahuan seorang muslim akan Al Quran jika ia tidak menguasai bahasa Arab. Kemudian, sang penceramah mengutip pendapat Imam Syafi'i yang konon mengatakan bahwa mempelajari bahasa Arab adalah wajib hukumnya bagi seluruh muslim. Konsekuensi-nya, meninggalkannya adalah dosa. Ketika mendengarkan ceramah ini, dalam hati saya tidak setuju dengan pendapat Imam Syafi'i. Saya langsung teringat kepada Injil. Lho, kok bisa? Begini. Sepengetahuan saya, berdasarkan kesaksian dari Papias, yaitu seorang Bapa Gereja terdahulu, Injil Matius itu pada mulanya ditulis dalam bahasa Ibrani. Pernyataan ini sangat menarik, kontroversial, sekaligus masuk aka...

Menelusuri Jejak Injil yang Asli

Beberapa tahun yang lalu, dalam salah satu thread Sosial-Budaya di forum.detik.com, seorang member Nasrani mempertanyakan mengapa umat Islam yang kerap menuduh bahwa Injil [Perjanjian Baru] yang sekarang ini beredar sudah tidak asli lagi. Kalau memang demikian, lalu dimanakah Injil yang asli tersebut? Kira-kira begitu pertanyaannya. Apakah benar bahwa umat Islam hanya asal menuduh bahwa Injil Perjanjian Baru yang saat ini beredar sudah tidak asli lagi? Bagaimana dengan pendapat para scholars? Satu hal yang pasti, para ahli sepakat bahwa ketika Yesus hidup sekitar 2000 tahun yang lalu, bahasa sehari-hari yang digunakan oleh Yesus adalah bahasa Semit, entah itu bahasa Ibrani (Hebrew) atau bahasa Aram (Aramaic) . Memang benar bahwa sebagian besar scholars berpendapat bahwa bahasa yang digunakan oleh Yesus adalah bahasa Aram; namun sebagian kecil scholars yang lain -dengan bukti-bukti yang cukup meyakinkan- meyakini bahwa Yesus berbicara dalam bahasa Ibrani (Hebrew) . Apalagi ...

Doomsday Preppers

Sejak beberapa bulan yang lalu, saluran TV National Geographic Channel (NGC) menayangkan acara Doomsday Preppers, yaitu sebuah acara yang mengetengahkan persiapan beberapa warga Amerika dalam menghadapi bencana atau catastrophe yang akan terjadi versi mereka masing-masing. Ada yang mengantisipasi kolapse-nya perekonomian dunia, ada yang mengantisipasi perang nuklir, senjata biologis seperti cacar, terjadinya pergeseran kutub dlsb. Dalam situasi seperti tadi, mereka percaya bahwa orang-orang akan bertindak anarkis dan akan terjadi penjarahan, kemudian toko-toko akan kehabisan stok makanan dan persediaan lain. Oleh karena itu, para penyongsong "hari kiamat" atau doomsday preppers ini menyediakan makanan, air, dan tempat perlindungan yang memadai untuk mereka masing-masing, sesuai dengan bencana yang akan terjadi versi mereka sendiri. Kalau saya boleh berandai-andai menjadi salah satu peserta doomsday preppers, maka versi saya mungkin akan seperti ini: Bencana yang akan te...

Umat Nabi yang Hafal Injil

Dalam Tafsir Qurthubi Surah Al Imran ayat 3 terdapat kutipan sebagai berikut: ... sebagaimana yang diriwayatkan dalam kisah permohonan Nabi Musa AS beliau bersabda, "Ya Tuhanku, aku melihat suatu kaum di lauh yang hafal isi kitab Injil di dada mereka. Jadikanlah mereka itu umatku ya Allah." Lalu Allah menjawab, "Itu adalah umat Muhammad SAW". Dalam kitab tafsir Qurthubi tsb terdapat juga tambahan: Yang dimaksud dengan Injil di sini adalah Al Quran." (Qurthubi jilid 4 halaman 15-16, pustakaazzam) Benarkah Injil yang dimaksud oleh Nabi Musa adalah Al Quran? Ataukah Injil yang dimaksud sebenarnya adalah Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa Al Masih atau Yesus Kristus? Menurut saya, Injil yang dimaksud tsb benar-benar Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa Al Masih, bukan Al Quran. Tidak pernah ada sejarahnya Al Quran disebut dengan Injil. Pertanyaan selanjutnya. Injil apakah yang dimaksud? Canonical gospel , synoptic gospel , Injil Lukas, atau Injil Mati...

Injil

Berbahagialah orang yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang lapar, karena kamu akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang menangis, karena kamu akan tertawa. Berbahagialah kamu jika karena Anak Manusia orang mencela kamu dan membencimu sebagai sesuatu yang jahat. Bersukacitalah dan bergembiralah karena upahmu besar di Sorga, karena secara demikian juga telah diperlakukan para nabi. Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, dan barang siapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain. Dan barangsiapa ingin mengambil jubahmu, biarkanlah juga ia mengambil bajumu. Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu dan bencilah kejahatan. Tetapi aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu, berbuat...